[الخالد بنغ لاي]|وقع لو دونغ بن في حب شيطان الأفعى ليقود الكارثة! | أفلام فانتازيا أزياء 2020|YOUKU

Cepat masuk. Tuan Muda, cepat sedikit. Tuan Muda, demi percepat perjalanan,… …Anda tak tinggal di penginapan sebelumnya, lihatlah keadaanmu. Sudahlah, Xiao Yu. Carilah ranting untuk bakar. Iya. Baik. Nona. Namaku Lv Yan. Nama kehormatanku Dongbin. Salam kenal Tuan Muda. (Penata Rias, Chen Wei) Xiao Yu. Segera ambil bajuku dan pakaikan ke Nona. Baik. Namaku, Jia Ren. Salam kenal Tuan Muda Jia. Aku yang mengganggu kedua tuan istirahat. (Penyunting, Pan Yonghang) Tidak apa, Nona. Siapakah nama Nona? Namaku Yin Dai. Ular putih, kau yang harus terima hukuman langit ini. Jangan melibatkan manusia. Jika tidak, dosamu akan tambah berat. Nona. Nona. Nona. Nona, tunggu. Nona Yin Dai. Tidak. Nona, dengarkan aku. Tuan Muda. =Celestial Track of Peng Lai= Hari ini adalah hari pernikahanmu dan kakakku. Dimana Kakak? Bukankah harusnya dia bersamamu? Dia sudah pergi. Dia sama sekali tidak cinta padaku. Semua ini hanyalah cinta sepihakku saja. Kakak Senior, jangan paksa aku lagi. Kau harus jalani hukuman langit. Jika kau menikah denganku, aku bisa melindungimu.

Cinta itu harus saling mencintai. Bukan barang perdagangan. Aku tidak akan menikah denganmu. Apa ruginya jika menikah denganku? Kita bisa berlatih bersama. Waktu untuk naik tingkatmu tak jauh lagi. Hati-hati! Yin Dai. Yin Dai. Apa? Kakak terima hukuman langit sendirian? Aku harus mencarinya. Xiao Qing. Kakak Cuiming. Mengapa kau terluka begitu dalam?

Aku akan mengobatimu dulu. Qing Yi. Apakah kau telah menyukai manusia itu? Tidak. Bagus jika tidak menyukainya. Kakak. Pulanglah bersamaku untuk berlatih di Danau Barat. Masih belum bisa sekarang. Dia barusan menerima Hukuman Petir demiku. Aku harus membalas budinya. Dia sudah bangun. Aku juga sudah tinggalkan surat. Kau tenang saja. Qing Yi, aku masih khawatir.

Berilah aku waktu lebih untuk menjaganya. Kakak. Sebentar lagi aku akan menerima hukuman langit. Aku sangat takut. Jangan tinggalkan aku sendiri. Tuan Muda. Tuan Muda. Bolehkah kita istirahat, Tuan Muda? Istirahat sebentar. Tuan Muda. Ujian semester ini telah berakhir. Lebih baik persiapkan untuk tahun depan saja. Bacalah buku sebentar. Baca buku?

Di mana surat Nona Yin Dai? Ini. Tuan Muda. Surat ini sudah kau baca 520 kali. Lihatlah Tuan Muda menjadi kacau begini. Nona Yin Dai ini. Sudah merawat Tuan Muda beberapa hari. Tinggalkan sebuah surat lalu, pergi begitu saja. Tidak disangka nyawa Lv Dongbin begitu kuat. Tersambar petir masih hidup. Merebut harta orang mati bukan masalah. Masalahnya sekarang orangnya hidup kembali. Menurutmu… …harus bagaimana? Tuan. Jika sudah terlanjur,…

…selesaikanlah hingga tuntas. Bunuh. Tuan Muda, apa yang terjadi? Cepat, kejar! Cepat! Pengawal! Lv Dongbin berkolusi dengan perampok Hutan Hijau. Melawan Pemerintahan. Tangkap dia! Tuan Pengawal, apakah kalian tidak salah tangkap? Ada keluhan apa sampaikan saja pada Hakim. Bawa pergi! Siap! – Tuan Pengawal. – Tuan Muda. Tuan Muda. Cepat! Tuan Muda. Ayo. Dongbin. Dongbin. Yin Dai.

Nona Yin Dai. Apakah aku sedang bermimpi? Dongbin. Ini obat warisan leluhurku. Segera dimakan. Lukanya lebih cepat pulih. Dongbin. Mengapa mereka begitu tega? Aku bawa kau keluar sekarang. Tidak boleh. Mereka menuduhku berkolusi dengan Hutan Hijau. Jika aku kabur sekarang, pasti akan mengira aku mengakuinya. Yin Dai, kau cepat. Cepat pergi. Cepat pergi! Cepat pergi!

Pejabat korup. Siapa? Sebagai seorang hakim, menuduh rakyat baik. Demi harta merelakan sebuah nyawa. Siapa? Kau siapa sebenarnya? Keluar! Jangan menakut-nakuti orang. Siluman. Tidak! Bukan. Nenek Ular. Apa yang ingin kau lakukan? Aku adalah siluman ular di gunung. Aku akan mengikutimu setiap hari. Nenek Ular. Ampun. Aku tidak menginginkan uang ini lagi.

Aku akan menuruti perintahmu. Ampuni aku, Nenek Ular. Pejabat buruk! Lihat wajah penakutmu. Segera bebaskan Lv Dongbin! Kalau tidak, kau lihat saja! Baik. Pasti. Pasti. Aku tidak berani lagi. Jangan bunuh aku. Aku mohon. Aku mohon. Lv Dongbin berkolusi dengan siluman. Sudah ada bukti. Dieksekusikan siang ini. Turun salju. Mengapa bisa turun salju?

Mengapa turun salju saat ini? Ini baru bulan enam, mengapa turun salju? Aneh sekali. Iya. Sekarang turun salju di bulan enam. Apakah ada keanehan dengan kasus ini? Lihat saljunya semakin deras. Iya. Tuan Muda Lv biasanya suka menolong. Membangun jembatan dan buka jalan. Apakah kasus ini belum diselidiki dengan jelas?

Pak Hakim salah menghakimi orang yang baik. Iya. Sangat tak wajar. Aneh sekali. Seumur hidup pertama kali ketemu hal begini. Dasar siluman. Beraninya mengacau di sini. Segera hentikan perilakumu! Dasar siluman! Mengacaukan dunia masih tak sadar. Sesuai perintah Hakim, akan kutangkap kau. Aku tidak ada masalah denganmu. Mengapa harus memaksa aku hari ini?

Segera hentikan perilakumu. Jika tidak, jangan salahkan aku menghabisimu. Kau penyihir pengelana percaya dengan pejabat buruk. Membantu orang jahat. Jangan salahkan aku jika menyerang. Jika ada yang menghalang dan mengajukan laporan,… …mungkin masih ada kemungkinan untuk hidup. Kakek tua. Mohon beri tahu aku. Di mana bisa ketemu dengan Raja He? Di pinggiran kota.

Terima kasih banyak, Kakek tua. Kasihan sekali. Kasihan. Tuan Muda tidak jahat. Kasihan. Tuan Muda ini tidak jahat. Akan segera dieksekusi. Tidak ada seorang pun di samping. Dongbin. Sebagai temanmu, biarkan aku yang mengurus kematianmu saja. Mengapa berubah cuaca? Topi dinasku. Tuan. Aku ada keluhan, Tuan. Beraninya kau. Tangkap dia! Siap! Berdiri.

Raja, ini topi dinas Anda. Tuan. Tuan, aku ada keluhan. Ada keluhan yang sangat besar. Ada kasus apa? Demi siapa kau mengajukan keluhan? Demi Tuan Muda aku. Tuan mudaku orangnya suka menolong. Di Kota Yongle semua mengetahuinya. Aku sumpah dengan nyawaku. Yang aku katakan semua benar. Tak sekata pun yang berbohong.

Mohon kepada Tuan untuk mengadili tuan mudaku. Mohon Tuan harus selidiki dengan jelas. Apakah ini yang disebut dengan “Angin Topi Terbang”? Waktu telah sampai. Tindak! Siapakah yang berani begitu? Raja He tiba. Segera sambut Raja. Permisi! Ada apa ini? Salam, Raja. Kau penyihir pengelana tidak bisa membedakan kebenaran. Kakak, aku datang membantumu.

Qing Yi, waktunya sudah tiba. Aku harus segera pergi menolong orang. Kakak. Siluman kecil, sekalian aku taklukkan juga hari ini. Rasakan ini. Rasakan bagaimana aku mencekikmu. Dongbin. Dongbin. Nona. Nona. Lihat kau nangis begitu sedih. Apakah Tuan Muda di atas panggung itu kekasihmu? Aku beri tahu kau kabar baik. Dia tidak mati. Dongbin. Selanjutnya,…

…kau harus melewati rintangan cinta yang tidak gampang. Lv Dongbin dibebaskan dengan syarat. Harta ditahan sementara. Setelah terbukti kebenaran, baru diadili kembali. Dongbin, syukurlah kau tidak apa-apa. Jika tidak, aku… Sudahlah. Jangan nangis lagi. Aku sudah tidak apa-apa. Kak Lv. Di sini memang kurang mewah. Mohon bersabarlah sementara. Hakim itu memang konyol.

Namun, juga tidak berani menentang Raja sekarang. Kau sabar menunggu kabar aku saja di sini. Aku sudah bersyukur ada yang membantu saat aku butuh. Terima kasih atas bantuan Kak Jia. Sama-sama Lak Lv. Di sini tidak bisa dibandingkan dengan Kediaman Lv. Namun, di pegunungan juga ada pemandangan indah.

Di Gunung Cui terdapat hutan luas, kicauan burung dan wangian bunga. Aku merasa lebih nyaman daripada sebelumnya. Ditemani oleh keluarga seperti Nona Yin Dai. Pastinya sangat nyaman. Jika itu aku, aku juga akan senang. Pemandangan indah dengan keluarga, apa lagi yang kurang? Kutempatkan di bawah pengawasanku. Tidak kekurangan kesempatan. Nona, aku tidak sopan.

Mohon Nona maafkan. Asalkan Nona suka, ini jadi milik Nona ke depannya. Itu tidak pantas. Pian Pian masih belum tahu nama Tuan Muda. Namaku… …Jia Ren. Terima kasih Tuan Muda Jia. Pian Pian tidak bisa membalasnya. Pian Pian. Melihat postur tubuhmu yang anggun. Sesuai dengan namanya. Malam ini,… …bolehkah aku tinggal di sini?

Pian Pian masih belum menikah. Umurku 18 tahun. Tuan Muda Jia. ♪Desahan siapa♪ Nona Yin Dai. Seingatku, hari itu cuaca juga sedang hujan. Saat pertama kali aku bertemu denganmu,… ♪Di tiga alam, melintasi ribuan tahun♪ ♪Penuh khayalan surgawi♪ …kau sudah menempati hatiku. ♪Waktu tidak bisa memisahkannya♪

♪Tidak terlihat seberapa tinggi langit itu♪ ♪Aku melihatmu dalam mimpiku♪ ♪Hanya ingin bersamamu♪ ♪Aku berlatih demimu dalam beberapa kehidupan♪ ♪Di bawah rembulan terang, aku tak kunjung tertidur♪ ♪Takdir selama tiga kehidupan adalah jodoh yang tak terpisahkan♪ ♪Takdir selama tiga kehidupan adalah jodoh yang tak terpisahkan♪ Qing Yi. Ada apa denganmu?

Bukankah kau pergi menemui Yin Dai? Jangan bahas lagi. Dia pergi setelah bantu aku melewati hukuman langit. Dia benar sudah mencintai manusia itu. Demi menolongnya, dia meninggalkanku bersama penyihir itu. Untung aku cerdik. Apa? Ada hal sedemikian rupa? Biasanya sangat menyayangi kau yang sebagai adik ini. Namun, sekarang… …dia sudah tidak mementingkan nyawamu lagi.

Sebenarnya apa yang diberikan manusia ini padanya? Bunganya cantik. Namun, kau lebih cantik. Pian Pian. Temanku Dongbin tinggal di sana. Jika nanti aku tidak di sini,… …aku akan minta bantuan mereka untuk menjagamu. Kau baik sekali. Aku turuti kau. Pelan sedikit. Kak Lv. Kak Jia. Kak Lv. Aku kenalkan satu orang.

Dia adalah Nona Pian Pian. Dikarenakan tak ada tempat tinggal,… …aku tempatkan dia di pondok satu lagi. Manusia ini punya energi surgawi. Tubuhnya masih suci. Jika aku menelan energinya, bisa menjadi muda selamanya. Tidak takut lagi dengan Yin Dai. Pian Pian, apa tujuanmu ke sini? Lihat siluman ular putih ini. Kau sudah benar-benar mencintainya.

Jika kau ada niat buruk dengan Dongbin,… …jangan salahkan aku nanti. Ada apa? Sepertinya kau ada masalah. Tidak ada. Benarkah? Aku hanya berpikir. Kak Jia sudah ada istri. Namun, sekarang datang lagi Nona Pian Pian. Lalu, Nyonya Jia… Kau ini berpikir terlalu banyak. Kini Jia Ren lolos ujian kekaisaran.

Beristri dua juga sangat wajar. Apa? Jadi, maksudmu jika kau yang lolos ujian,… …kau juga akan punya istri lebih dari satu? Konyol, aku tidak akan seperti itu. Baik aku itu miskin, maupun kaya, aku hanya mencintaimu seorang. …aku bertemu dengan seorang wanita cantik. Aku sudah tempatkan dia di pondok sebelah barat gunung.

Disiapkan untuk Tuan. Jia Ren. Kau sangat mengerti peraturan pemerintah. Masa depanmu pasti akan sukses. Terima kasih atas perhatian Tuan. Mari, makan. Xiao Yu. Tuan Muda, ada apa? Xiao… Lv Dongbin. Di tanggal yang sama tahun depan adalah peringatan kematianmu. Siapa kau? Mengapa harus membunuhku? Pergi tanyakan saja pada Raja neraka.

Lao Zhang, mari. Dia telah terkena racun ular. Apakah kita tidak menolongnya? Tidak perlu. Jangan cemas. Dia sudah ditakdirkan harus mengalaminya. Sebentar lagi ada yang datang menolongnya. Ini… Kita jangan di sini mengacaukannya. Mari pergi. Qing Yi, kau tidak pulang ke Danau Barat berlatih. Untuk apa datang kemari? Kakak. Seharusnya aku yang bertanya demikian.

Kau lebih memahami apa akibatnya jika berhubungan dengan manusia. Jadi, kau kemari hanya untuk menasihatiku? Kakak. Lv Dongbin adalah manusia. Suatu hari akan tua. Terakhir yang sedih hanyalah Kakak. Qing Yi. Aku sudah putuskan. Tidak perlu menasihati lagi. Aku tidak bisa biarkan kau bohongi diri lagi. Jujur saja. Menyuruhmu kemari…

…adalah rencanaku dan Kak Cui Ming untuk alihkan perhatianmu. Mungkin saat ini Lv Dongbin sudah sekarat. Sepertinya musuh Lv Dongbin tidak sedikit. Akan kuambil energimu dulu. Awalnya ingin menyerap energinya untuk tetap muda. Malah racunnya yang terserap. Bagaimana jika jadi tua dan jelek? Mengapa kau di sini? Bukan… Bukan aku. Lalu, siapa? Dongbin.

Jangan terjadi apa-apa padamu. Racun ular? Cui Ming pelakunya. Yin Dai. Sungguh tidak beruntung. Aku menyerap banyak racun. Membuat tenagaku kurang banyak. Lihat. Sakit sekali. Adakah yang bisa menolongku? Nona, ada apa denganmu? Biarkan kami memijatmu. Apakah aku cantik? Xiao Yu. Tuan Muda. Tuan Muda, akhirnya kau sudah bangun. Tuan Muda.

Sepertinya aku mimpi aneh semalam. Aku mimpi seekor ular yang sangat besar. Xiao Yu, segera ke pasar. Siapkan barang untuk pernikahan. Tuan Muda. Nona Yin Dai menemanimu semalaman. Apakah kalian… Anak kecil jangan banyak bicara. Cepat pergi. Baiklah. Xiao Yu. Ada apa? Sekalian beri tahu Kak Jia tentang pernikahanku dan Nona Yin Dai.

Dia penolongku, harus diundang. Baik. Segera aku lakukan. Tuan. Akhir-akhir ini di kota kita, telah hilang beberapa orang. Dari mayat yang ditemukan pengawal, menurut kami, itu bukan ulah manusia. Namun, dibunuh oleh siluman. Apa? Dibunuh siluman? Iya. Semua mayat yang ditemukan, wajahnya seperti tanah. Sangat menderita. Pasti kelakuan Lv Dongbin si siluman.

Malam ini juga, harus tangkap dia untuk diadili! Suami istri saling beri hormat. Selesai. Selamat kepada Tuan Muda dan Nona Yin Dai. Bukan, seharusnya panggil Nyonya. Kau ini… Kak Lv. Selamat. Walaupun sekarang sedang susah,… …namun, kau masih bisa ketemu dengan cinta sejati. Aku sungguh sangat senang untukmu. Kak Lv.

Kami doakan kau dan Yin Dai menjadi pasangan yang serasi. Bersama selamanya. Terima kasih Kakak ipar. Mari. Baik. Lihat, kue ini sangat lembut. Xiao Yu. Mengenai Nona Pian Pian,… …sepertinya Nyonya Jia masih belum tahu. Hari ini adalah hari pernikahan aku dan Yin Dai. Kau antarkan sedikit makanan untuknya. Baik. Aku segera pergi. Tuan.

Jalan pegunungan ini… …sangat sulit dilewati saat malam hari. Hati-hati jalan licin, Tuan. Tuan. Tuan. Perutku tidak enak. Sepertinya salah makan tadi. Begini saja. Kau bawa mereka jalan dulu. Aku pergi buang air sebentar. Apakah perlu ditemani? Tidak perlu. Kalian cepat pergi, aku susul nanti. Baik. Mari kita pergi. Lihat gadis cantikku dulu.

Tuan Muda Jia. Sudah janji mau temani aku. Ini sudah berlalu beberapa hari. Siapa kau? Nona. Aku datang temui kau. Siapa kau? Beraninya asal masuk kamarku. Sama sekali tidak ada salah. Memang sangat memukau. Menurutku… …kau sudah tidak mau hidup. Bahkan sedikit menggoda. Aku… …suka. Kenapa? Apakah Jia Ren tidak jelaskan padamu?

Apa maksud perkataanmu tadi? Selamat. Terima kasih. Jangan bergerak! Ini… Nona. Dia sudah menyerahkanmu padaku. Nona. Tidak mungkin. Aku tidak percaya. Kau pasti berbohong padaku. Tidak mungkin. Aku katakan padamu, Nona. Apa baiknya Jia Ren? Orang yang munafik. Aku katakan padamu. Dia tak hanya ingin memeras harta Lv Dongbin. Lalu, mau habisi nyawanya juga.

Dia orang jahat. Selanjutnya… …lebih baik kau ikut denganku. Makan enak. Minum enak. Jia Ren. Aku mau kau membayarnya! Siapa? Mana mungkin Lv Dongbin adalah siluman yang menyedot energi pria. Benar dia. Tidak salah. Pasti dia. Bagaimana mungkin itu dia? Tidak mungkin. Yin Dai, satu kasus belum selesai. Lalu, mereka bilang aku siluman.

Cepat pergi. Aku tidak boleh melibatkan kau. Dongbin, kita sudah selesai resepsi pernikahan. Walaupun harus mati, aku juga tak akan pisah denganmu. Mengapa Pak Hakim masih belum sampai? Kalau begitu kita tak perlu tunggu dia lagi. Siluman. Pada malam ini, kami akan membasmi bahaya demi rakyat! Membasmi bahaya demi rakyat! Bakar dia!

Masih mengotot bukan siluman. Aku tidak percaya dengan ini. Sini, berikan aku sebatang api lagi. Tolong! Ada siluman. Xiao Yu. Ada siluman. Xiao Yu. Tuan Muda, ada siluman! Sungguh ada siluman. Cepat kabur! Ada siluman. Cepat kabur. Tolong! Ada siluman. Kau… Kau adalah siluman. Tuan Muda. Dongbin. Jika aku bukan siluman,…

…maka aku akan menjadi alat bagimu untuk mendekati pejabat… …dengan tujuan mendapat jabatan. Suamiku. Cepat lepaskan suamiku. Aku mohon. Jangan! Siluman, lepaskan Kak Jia. Jia Ren. Rupanya yang bodoh bukan hanya aku sendiri. Lihatlah. Kau sangat cerdik. Sudah mencelakai Lv Dongbin hingga begini,… …dia bahkan masih mengkhawatirkanmu. Tuan Muda.

Aku telah mendengar semua percakapan Hakim. Jia Ren adalah orang yang munafik. Dia berkolusi dengan Hakim menuduhmu. Tujuannya untuk merampas semua hartamu dan membunuhmu. Suamiku. Suamiku. Ini… Suamiku. Wanita yang bodoh. Masih tidak sadar hingga saat ini. Siluman. Jangan melukai manusia lagi. Siluman? Yin Dai. Dongbin. Kalian jaga diri baik-baik saja.

Aku hari ini tidak senang. Lain kali baru temani kalian main. Pian Pian. Ada apa datang kemari? Dengar-dengar ada yang sedang kesulitan dengan percintaan. Gagal membunuh orang. Bahkan diserang oleh dua orang tua. Kebetulan lewat. Jadi, aku datang menghampirimu. Luka aku sudah pulih semua. Namun, kulihat kau sepertinya… …sangat tersakiti karena seorang pria.

Aku sangat ahli untuk mengobati luka cinta. Mari, duduk. Aku bantu mengobatinya. Kita berdua juga senasib. Kau selalu baik padanya, namun, dia tak memedulikanmu. Aku… …mengira sudah temukan cinta sejati. Namun, hampir saja dijual orang. Jadi bahan perbincangan orang. Lebih baik… …kita bekerja sama. Bagaimana? Kau hanya siluman kupu-kupu kecil.

Mengapa aku harus kerja sama denganmu? Rayap bisa mengguncang pohon besar. Aku sarankan kau. Jangan pernah merendahkan siapa pun. Kau sudah berlatih ribuan tahun dan berpengalaman. Masih kalah dengan Lv Dongbin. Mengapa kau… Mengapa kau mau kerja sama denganku? Yang kau mau adalah Yin Dai. Yang aku mau adalah energi dari Lv Dongbin.

Kita kerja sama. Ada tujuan masing-masing. Namun,… …di sisi Lv Dongbin sekarang, ada dua dewa yang membantunya. Ditambah lagi, Yin Dai menjaga di samping. Aku tak bisa turun tangan. Apakah kau ada rencana yang lebih baik? Jangan khawatirkan masalah ini. Aku punya rencana sendiri. Namun,… …ada satu hal yang aku tidak mengerti.

Yin Dai adalah siluman. Mengapa dirinya tidak punya sifat siluman? Hal ini harus diceritakan dari tahun-tahun sebelumnya. Kak Senior, aku yang asli. Dia yang palsu. Cepat segel dia. Kak Senior, jangan percaya padanya. Dia adalah sifat buruk aku. Bagaimana denganmu, Kak Senior? Kau bukan Yin Dai sebenarnya. Yin Dai tidak kejam seperti itu.

Yin Dai memaksa sifat buruk dirinya keluar. Lalu, disegelkan di dalam goa. Aku benci dengan sifat burukku. Dia yang membuat aku selalu tamak. Membuat aku tersesat. Kau pasti akan menderita nanti. Dia selalu percaya kebaikan. Sayangnya… …dia menginginkan percintaan duniawi. Ternyata begini. Tidak disangka setelah aku dan Jia Ren berteman lama,…

…aku tidak mengerti apa yang dia pikirkan sebenarnya. Dongbin. Harta hanyalah barang duniawi. Beruntung kita dan Xiao Yu semuanya aman. Kita di pegunungan ini hidup tenang dan damai. Bahkan tidak ada gangguan dunia luar. Mari. Yin Dai. Teh ini… Ada apa? Teh ini… Kau bakar kertas simbol ini jadi abu campurkan dalam air.

Masukkan dalam teh Nyonya. Bisa melindungi kalian semua. Aku hanya bisa berkata sedemikian. Percaya tidak, tergantung kau. Yin Dai. Kau baik-baik saja, Yin Dai? Dengan membunuh Yin Dai, Lv Dongbin akan jadi milikku. Cui Ming. Maafkan aku. Apakah kau sudah lebih baik? Aku… Aku barusan makan apa? Itu adalah energi tubuhku.

Mereka telah membuat mantra padaku. Energi tubuh? Apakah kau juga siluman? Dongbin. Maafkan aku. Aku sebenarnya adalah seekor ular putih. Berlatih di bawah Danau Barat ribuan tahun hingga berwujud manusia. Karena serakah akan hal-hal duniawi, aku jatuh cinta padamu. Baik kau manusia maupun siluman, aku tetap mencintaimu.

Bukankah kau siluman? Cepat buat mantra obati sendiri. Kau tak akan mati, benar, ‘kan? Yin Dai. Pria busuk. Walaupun kau sangat mencintainya, lalu, bagaimana? Akan kuperlihatkan wujud sebenarnya hari ini. Jangan. Lihat, apakah bisa menakutimu? Ini… Jika mau, bunuh saja aku. Bebaskan Yin Dai. Kau… Tuan Muda. Xiao Yu. Siluman ini lagi.

Jika mau bunuh Tuan Muda, kalahkan aku dulu. Aku akan melawanmu! Xiao Yu. Siluman! Masih berani mengacau di sini. Siapa? Siapa itu? Kau siluman kecil ini lagi yang mengacau di sini. Jangan ikut campur! Masih berani buat mantra? Aku beri tahu kau. Kau sudah membunuh banyak orang di sini.

Hari ini aku yang akan menaklukkan kau. Semua hal ada sebab akibatnya. Kita tidak boleh mengacaukan hukum duniawi. Mereka serakah akan harta dan wanita. Sudah terima karma buruknya. Benar kata Kakak Senior. Pergilah! Pelayan yang setia, kembali ke kamar dan tidur saja. Kedua dewa, aku mohon, tolonglah Yan Dai. Aku memohon.

Sepertinya dia sudah menelan energi tubuh ular putih. Aku takut dia akan mati terbakar. Yin Dai. Yin Dai. Kedua dewa memiliki kekuatan tak terbatas. Kumohon tolonglah Yin Dai. Dia memang siluman namun, tak pernah berpikir untuk menyakiti manusia. Aku Lv Dongbin memohon pada kalian. Ular putih ini sudah kena mantra siluman.

Dia juga kehilangan energi tubuhnya. Jika mau menolong nyawanya,… …harus lihat ketulusanmu. Tuan Muda. Dongbin. Jika mau tolong Yin Dai,… …harus kau sendiri meminta ampun dengan ketulusan. Kau harus bersujud mulai dari… …munculnya bulan hingga tangga langit terlihat. Bersujud terus dan jalan hingga ke puncak Gunung Yue Hua. Memohon agar diberikan Rumput Pembangkit Roh.

♪Aku memohon jodoh ribuan tahun demi dirimu♪ ♪Kita tak saling melupakan dan tak ingin terpisah♪ ♪Bersamamu selamanya♪ ♪Aku berlatih demimu dalam beberapa kehidupan♪ ♪Di bawah rembulan terang, aku tak kunjung tertidur♪ ♪Takdir selama tiga kehidupan adalah jodoh yang tak terpisahkan♪ Namun, tangga langit panjang dan sulit didaki. Ia terbuat dari salju dingin.

Harus ingat. Jika saat matahari terbit kau masih belum turun,… …mungkin akan selamanya terkurung di dalam tangga langit. ♪Aku memohon jodoh ribuan tahun demi dirimu♪ ♪Kita tak saling melupakan dan tak ingin terpisah♪ ♪Bersamamu selamanya♪ ♪Aku berlatih demimu dalam beberapa kehidupan♪ ♪Di bawah rembulan terang, aku tak kunjung tertidur♪

♪Takdir selama tiga kehidupan adalah jodoh yang tak terpisahkan♪ ♪Takdir selama tiga kehidupan adalah jodoh yang tak terpisahkan♪ Kakak Cui. Kakak Cui. Kakak Cui. Lv Dongbin… Lv Dongbin berkolusi dengan dua siluman lain. Merebut energi tubuh Yin Dai. Membuatnya mati. Aku ingin menolongnya. Namun, aku tak bisa melawan kedua siluman itu. Pian Pian.

Apakah kau melakukan sesuatu? Mengapa bisa seperti ini? Aku tidak ada. Kak Qing Yi. Yin Dai. Yin Dai. Aku hanya ingin kau menunjukkan wujud asli. Dengan begitu Lv Dongbin pasti akan pergi. Lalu, kau baru bisa kembali ke sisiku. Namun, aku tidak menyangka… Aku… Akulah yang membuatmu mati. Mengapa bisa seperti ini? Kembalikan kakakku.

Kau kembalikan kakakku! Pergilah. Ular putih telah makan Rumput Pembangkit Roh. Aku akan membaca mantra. Membawa kalian ke Goa Chunyang di Gunung Suci Peng Lai. Lalu, membangun sebuah sarang ular putih. Bisa dibuka tujuh hari kemudian. Saat itu, ular putih akan hidup kembali. Dongbin. Selama tujuh hari di Goa Chunyang ini,…

…kau harus belajar dengan sepenuh hati sutra ini. Terima kasih atas petunjuk dewa. Setelah itu, cabut pedang yang berada di dalam Goa Chunyang. Gunakan energi Chunyang untuk melindungi sarang ular putih. Bisa dibuka tujuh hari kemudian. Jika tidak, akan sia-sia semua. Ada satu hal lagi. Xiao Yu. Tidak ada waktu dalam goa ini.

Tuan mudamu harus fokus berlatih. Jadi, kami perlu bantuanmu mengukir waktu di atas batu itu. Lewat satu hari ukir satu garis. Xiao Yu. Sudah hari ke berapa sekarang? Tuan Muda. Hari ini adalah hari ke-7. Tidak tunggu kedua dewa lagi. Waktu telah tiba. Aku akan hidupkan Yin Dai kembali. Yin Dai. Yin Dai. Mengapa?

Yin Dai. Ternyata kau. Semuanya karena kesalahan aku. Tuan Muda. Kau harus pikirkan cara untuk menolong Nyonya. Aku harus mahir gunakan teknik pedang Chunyang. Aku pasti bisa menolong Yin Dai. Teknik pedang Chunyang. Aku benar-benar telah kembali. Jika memang berjodoh, mohon pedang berikan petunjuk. Biarkan aku Lv Dongbin bisa membunuh semua siluman.

Bagus sekali, Tuan Muda. Kau sudah punya Pedang Chunyang. Para siluman tak bisa apa-apa lagi. Namun, persediaan makanan kita sisa sedikit. Aku pergi petik buah-buahan lagi. Xiao Yu. Makanan ini semua sisakan untukmu saja. Jangan ke mana-mana beberapa hari ini. Jangan tinggalkan Goa Chunyang ini selangkah pun. Aku tidak perlu makan dan minum.

Aku hanya menjaga Yin Dai. Dasar Pelayan. Tidak keluar sama sekali. Waktu tujuh hari sudah dekat. Ada cara apa lagi? Lv Dongbin bilang dia ada cara bisa hidupkan kakak dalam tujuh hari. Namun, tidak tahu karena apa hatiku masih tidak tenang. Sudah terlanjur seperti ini. Kita hanya bisa percaya padanya kali ini. Kak Cui.

Aku barusan ke Goa Chunyang. Lv Dongbin memang menjaga sarang ular putih… …dan tak pergi selangkah pun. Hingga hari ini, sudah hari ke-7. Aku sangat merindukan kakak. Kita segera ke Goa Chunyang. Jika Kakak tidak bisa kembali, aku akan membunuh Lv Dongbin. Kak Cui. Kita sudah sepakat. Lv Dongbin merupakan bagianku. Ayo.

Waktunya sudah tiba. Para dewa langit. Dengan tulus aku memohon. Berilah aku kekuatan dewa untuk membuka sarang dewa. Aku sendirian dalam kegelapan. Aku merasakan kau ada di sisiku. Namun, aku tidak menemukanmu. Jangan takut, Yin Dai. Aku akan bersamamu selamanya. Nyonya. Hanya tidak bertemu beberapa hari mengapa tampak lebih tua? Siapakah nyonyamu?

Pelayan dari mana kau? Xiao Yu. Yin Dai, ada apa denganmu? Kakak. Kakak, senang sekali bisa bertemu denganmu. Lv Dongbin. Kau berkata kau cinta pada Yin Dai. Namun, kau mau membunuhnya. Kau yang berpura-pura suci. Ternyata kau lagi yang mengacau. Dia bukanlah Yin Dai. Lv Dongbin, demi kau Kakak bahkan melepaskan kesempatan jadi dewa.

Dasar pembohong! Qing Yi. Tidak perlu banyak berkata. Hari ini… …gabungkan kekuatan kita berempat untuk membunuh dia. Lv Dongbin. Meskipun kau ada kemampuan melarikan diri,… …kau juga tidak bisa pergi. Benar. Biarkan aku menyerap energi Lv Dongbin dulu. Belum cukup menyakitiku? Masih mau sakiti Dongbin? Di sinilah. Setelah bertahun-tahun, akhirnya aku bebas kembali.

Mari. Aku bawa kau kembali ke tubuhmu. Pian Pian. Rupanya kau yang selalu berniat buruk. Aku… Pian Pian. Dasar siluman kecil. Beraninya kau bohongi aku. Selama ini aku paling benci orang berbohong padaku. Kau baik-baik saja? Tidak apa-apa. Lv Dongbin, aku mau bunuh kau! Yin Dai. Yin Dai. Sadarlah. Jangan biarkan sifat burukmu yang mengendalikanmu.

Demi seorang manusia, bisa-bisanya kau sia-siakan kesempatan jadi dewa. Aku harus mengendalikan tubuhmu. Lv Dongbin, pergi mati kau! Tidak. Asalkan kau lepaskan Lv Dongbin, aku rela berikan tubuhku ini. Tidak bisa. Lv Dongbin harus mati. Yin Dai. Yin Dai. Bagaimana denganmu? Yin Dai. Kakak. Mengapa kau begitu bodoh? Lebih baik aku mati di tanganmu. Dongbin.

Dongbin. Dongbin. Aku cinta padamu. Kak Senior. Qing Yi adalah adik aku satu-satunya. Kau harus bantu aku melindunginya. Jangan biarkan dia tersesat. Kalian harus hidup bahagia. Yin Dai. Yin Dai. Kakak. Kakak. Kakak. Aku Lv Dongbin berjanji. Kehidupan ini tak akan menikah lagi. Aku dan Yin Dai… …akan terus bersama meski ajal menjemput.

Mungkin keinginanku tak bisa menjadi kenyataan. Namun, aku menginginkan hidup yang tenang. Aku mau tinggalkan duniawi ini. Mengikuti jejak kedua dewa berlatih. Membantu semua makhluk. Tuan Muda, masih ada aku. Ke mana pun kau pergi, aku akan ikut. =Celestial Track of Peng Lai= ♪Sebuah pintu mengendalikan kehidupan kini♪ ♪Hanya demi melindungi sebuah kota♪

♪Sebuah kota dikelilingi kelembutan♪ ♪Pemikiran yang teliti menyakiti orang♪ ♪Orang yang tersakiti diam-diam berbalik badan♪ ♪Menghadapi dinginnya malam dalam kesendirian♪ ♪Kenangan akan menghangatkan malam yang dingin ini♪ ♪Bermimpi adalah proses segalanya♪